Tampilkan postingan dengan label jejak tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jejak tokoh. Tampilkan semua postingan

Biografi Abu Nawas

Bagi yang sering membaca kisah Seribu satu malam, pasti kalian sudah tak asing lagi dengan yang namanya Abu nawas, ya. Karena Abu Nawas memang salah satu tokoh yang sering sekali muncul dalam kisah seribu satu malam. Abu nawas sendiri adalah salah satu tokoh yang terkenal dalam dunia humor Sufi, ia banyak memberikan lawakan dan guyonan intelek tentang dunia agama, kemanusiaan dan pemerintahan (terutama pemerintah persia atau Iran di masa pemerintahan Sultan Harun Al-Rasyid).
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpJoARJXhECQHmKISqbrzHK2fOI-Aez8r_dazVIYhyphenhyphen72g4jvXxmDi8ysyIHNXNFL6Y5uLE-KqFEYP4xJXXet5v2wAIIKqbhlx28s8hEfLXliPghBNIt4-5SpWaUDeOPfa-WkIR8XPz7gA/s1600/abu+nawas.jpg

Lalu siapakah Abu Nawas sebenarnya?. Nama asli Abu Nawas adalah Abu Ali al-Hasan bin Hani al-Hakami. Dia dilahirkan pada 145 H (747 M ) di kota Ahvaz di negeri Persia (Iran sekarang), dengan darah dari ayah Arab dan ibu Persia mengalir di tubuhnya. Ayahnya, Hani al-Hakam, merupakan anggota legiun militer Marwan II. Sementara ibunya bernama Jalban, wanita Persia yang bekerja sebagai pencuci kain wol. Sejak kecil ia sudah yatim. Sang ibu kemudian membawanya ke Bashrah, Irak. Di kota inilah Abu Nawas belajar berbagai ilmu pengetahuan.

Masa mudanya penuh perilaku kontroversial yang membuat Abu Nawas tampil sebagai tokoh yang unik dalam khazanah sastra Arab Islam. Meski begitu, sajak-sajaknya juga sarat dengan nilai sprirtual, di samping cita rasa kemanusiaan dan keadilan. Abu Nawas belajar sastra Arab kepada Abu Zaid al-Anshari dan Abu Ubaidah. Ia juga belajar Al-Quran kepada Ya’qub al-Hadrami. Sementara dalam Ilmu Hadis, ia belajar kepada Abu Walid bin Ziyad, Muktamir bin Sulaiman, Yahya bin Said al-Qattan, dan Azhar bin Sa’ad as-Samman.

Pertemuannya dengan penyair dari Kufah, Walibah bin Habab al-Asadi, telah memperhalus gaya bahasanya dan membawanya ke puncak kesusastraan Arab. Walibah sangat tertarik pada bakat Abu Nawas yang kemudian membawanya kembali ke Ahwaz, lalu ke Kufah. Di Kufah bakat Abu Nawas digembleng. Ahmar menyuruh Abu Nawas berdiam di pedalaman, hidup bersama orang-orang Arab Badui untuk memperdalam dan memperhalus bahasa Arab.

Kemudian ia pindah ke Baghdad. Di pusat peradaban Dinasti Abbasyiah inilah ia berkumpul dengan para penyair. Berkat kehebatannya menulis puisi, Abu Nawas dapat berkenalan dengan para bangsawan. Namun karena kedekatannya dengan para bangsawan inilah puisi-puisinya pada masa itu berubah, yakni cenderung memuja dan menjilat penguasa.

Dalam Al-Wasith fil Adabil ‘Arabi wa Tarikhihi, Abu Nawas digambarkan sebagai penyair multivisi, penuh canda, berlidah tajam, pengkhayal ulung, dan tokoh terkemuka sastrawan angkatan baru. Namun sayang, karya-karya ilmiahnya justru jarang dikenal di dunia intelektual. Ia hanya dipandang sebagai orang yang suka bertingkah lucu dan tidak lazim. Kepandaiannya menulis puisi menarik perhatian Khalifah Harun al-Rasyid. Melalui musikus istana, Ishaq al-Wawsuli, Abu Nawas dipanggil untuk menjadi penyair istana (sya’irul bilad).

Sikapnya yang jenaka menjadikan perjalanan hidupnya benar-benar penuh warna. Kegemarannya bermain kata-kata dengan selera humor yang tinggi seakan menjadi legenda tersendiri dalam khazanah peradaban dunia. Kedekatannya dengan kekuasaan juga pernah menjerumuskannya ke dalam penjara. Pasalnya, suatu ketika Abu Nawas membaca puisi Kafilah Bani Mudhar yang dianggap menyinggung Khalifah. Tentu saja Khalifah murka, lantas memenjarakannya. Setelah bebas, ia berpaling dari Khalifah dan mengabdi kepada Perdana Menteri Barmak. Ia meninggalkan Baghdad setelah keluarga Barmak jatuh pada tahun 803 M. Setelah itu ia pergi ke Mesir dan menggubah puisi untuk Gubernur Mesir, Khasib bin Abdul Hamid al-Ajami. Tetapi, ia kembali lagi ke Baghdad setelah Harun al-Rasyid meninggal dan digantikan oleh Al-Amin.

Sejak mendekam di penjara, syair-syair Abu Nawas berubah, menjadi religius. Jika sebelumnya ia sangat pongah dengan kehidupan duniawi yang penuh glamor dan hura-hura, kini ia lebih pasrah kepada kekuasaan Allah.

Memang, pencapaiannya dalam menulis puisi diilhami kegemarannya melakukan maksiat. Tetapi, justru di jalan gelap itulah, Abu Nawas menemukan nilai-nilai ketuhanan. Sajak-sajak tobatnya bisa ditafisrkan sebagai jalan panjang menuju Tuhan. Meski dekat dengan Sultan Harun al-Rasyid, Abu Nawas tak selamanya hidup dalam kegemerlapan duniawi. Ia pernah hidup dalam kegelapan – tetapi yang justru membawa keberkahan tersendiri.

Seorang sahabatnya, Abu Hifan bin Yusuf bin Dayah, memberi kesaksian, akhir hayat Abu Nawas sangat diwarnai dengan kegiatan ibadah. Beberapa sajaknya menguatkan hal itu. Salah satu bait puisinya yang sangat indah merupakan ungkapan rasa sesal yang amat dalam akan masa lalunya.

Mengenai tahun meningalnya, banyak versi yang saling berbeda. Ada yang menyebutkan tahun 190 H/806 M, ada pula yang 195H/810 M, atau 196 H/811 M. Sementara yang lain tahun 198 H/813 M dan tahun 199 H/814 M. Konon Abu Nawas meninggal karena dianiaya oleh seseorang yang disuruh oleh keluarga Nawbakhti – yang menaruh dendam kepadanya. Ia dimakamkan di Syunizi di jantung Kota Baghdad.

Referensi : Wikipedia dan Kaskus.us

Biografi Singkat KH Zainuddin MZ

Kiai Haji Zainuddin Hamidi atau dikenal sebagai KH Zainuddin MZ (lahir di Jakarta, 2 Maret 1952 – meninggal di Jakarta, 5 Juli 2011 pada umur 59 tahun) adalah seorang pemuka agama Islam di Indonesia yang populer melalui ceramah-ceramahnya di radio dan televisi. Julukannya adalah "Da'i Sejuta Umat" karena dakwahnya yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia pernah menjabat sebagai ketua umum Partai Bintang Reformasi, kemudian digantikan oleh Bursah Zarnubi.

http://www.goinfotainment.com/wp-content/uploads/2011/07/Foto_Zainuddin_MZ_05072011-300x230.jpg

Seiring pergantian tersebut, terjadilan friksi di dalam partai. Zainuddin yang pernah aktif di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kemudian dikabarkan kembali ke partai berlambang Ka'bah itu atas tawaran Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PPP Suryadharma Ali. Zainuddin menempuh pendidikan tinggi di IAIN Syarif Hidayatullah dan berhasil mendapatkan gelar doktor honoris causa dari Universitas Kebangsaan Malaysia.

Zainuddin merupakan anak tunggal buah cinta pasangan Turmudzi dan Zainabun dari keluarga Betawi asli. Sejak kecil memang sudah nampak mahir berpidato. Udin -nama panggilan keluarganya- suka naik ke atas meja untuk berpidato di depan tamu yang berkunjung ke rumah kakeknya. ‘Kenakalan’ berpidatonya itu tersalurkan ketika mulai masuk Madrasah Tsanawiyah hingga tamat Madrasah Aliyah di Darul Ma’arif, Jakarta.

http://blog.sinarweb.com/wp-content/uploads/2011/07/zainudin-mz2.jpg

Di sekolah ini ia belajar pidato dalam forum Ta’limul Muhadharah (belajar berpidato). Kebiasaannya membanyol dan mendongeng terus berkembang. Setiap kali tampil, ia memukau teman-temannya. Kemampuannya itu terus terasah, berbarengan permintaan ceramah yang terus mengalir.

Karena ceramahnya sering dihadiri puluhan ribu ummat, maka tak salah kalau pers menjulukinya ‘Da'i Sejuta Umat’. Suami Hj. Kholilah ini semakin dikenal masyarakat ketika ceramahnya mulai memasuki dunia rekaman. Kasetnya beredar bukan saja di seluruh pelosok Nusantara, tapi juga ke beberapa negara Asia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgr4Q4hJoZy1cd13hWqKO4kYDr4zhbqmiCzHyEcUW3Cp8sBz1mtXmhBt83kH8EZt_qi-y2IPtEbGwx1-0b_8QSqQMGBk00q1DE8TyJBC71ntVNIVvPsIx1hWlM3x2uWPp3bn11xsfJqYObi/s1600/zainuddin-mz-meninggal-dunia.jpg

Sejak itu, da’i yang punya hobi mendengarkan lagu-lagu dangdut ini mulai dilirik oleh beberapa stasiun televisi. Bahkan dikontrak oleh sebuah biro perjalanan haji yang bekerjasama dengan televisi swasta bersafari bersama artis ke berbagai daerah yang disebut "Nada dan Dakwah".

Kepiawaian ceramahnya sempat mengantarkan Zainuddin ke dunia politik. Pada tahun 1977-1982 ia bergabung dengan partai berlambang Ka’bah (PPP). Jabatannya pun bertambah, selain da’i juga sebagai politikus. Selain itu, keterlibatannya dalam PPP tidak bisa dilepaskan dari guru ngajinya, KH Idham Chalid. Sebab, gurunya yang pernah jadi ketua umum PBNU itu salah seorang deklarator PPP. Dia mengaku lama nyantri di Ponpes Idham Khalid yang berada di bilangan Cipete, yang belakangan identik sebagai kubu dalam NU.

http://www.berita8.com/images/berita/normal/zainuddin_mz86806@.jpg

Sebelum masuk DPP, dia sudah menjadi pengurus aktif PPP, yakni menjadi anggota dewan penasihat DPW DKI Jakarta. Lebih jauh lagi, berkat kelihaiannya mengomunikasikan ajaran agama dengan gaya tutur yang luwes, sederhana, dan dibumbui humor segar, partai yang merupakan fusi beberapa partai Islam itu jauh-jauh hari (sejak Pemilu 1977) sudah memanfaatkannya sebagai vote-getter.

Bersama Raja Dangdut Rhoma Irama, Zainuddin berkeliling berbagai wilayah mengampanyekan partai yang saat itu bergambar Ka’bah -sebelum berganti gambar bintang. Hasil yang diperoleh sangat signifikan dan memengaruhi dominasi Golkar. Tak ayal, kondisi itu membuat penguasa Orde Baru waswas.

Totalitas Zainuddin untuk PPP bisa dirunut dari latar belakangnya. Pertama, secara kultural dia warga nahdliyin, atau menjadi bagian dari keluarga besar NU. Dengan posisinya tersebut, dia ingin memperjuangkan NU yang saat itu menjadi bagian dari fusi PPP yang dipaksakan Orde Baru pada 5 Januari 1971. Untuk diketahui, ormas lain yang menjadi bagian fusi itu, antara lain, Muslimin Indonesia (MI), Perti, dan PSII.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9zECOr_EwjWQnW7_7Ol9cfzk2kW87PKu9XFqeGcgVwVzcWlIdg0WwKVa4f-x4RXzF0A1j93eC9bH44TxXCW0UOrjFP1wux6OsPD1MOloD_3Hl0h4UHyatU2B0iEE4JdH1my4Ie7kSkDDA/s1600/72979333.gCOdhonG.jpg

Selain itu, keterlibatannya dalam PPP tidak bisa dilepaskan dari guru ngajinya, KH Idham Chalid. Sebab, gurunya yang pernah jadi ketua umum PB NU itu salah seorang deklarator PPP. Pada 20 Januari 2002 K.H. Zainudiin M.Z. bersama rekan-rekannya mendeklarasikan PPP Reformasi yang kemudian berubah nama menjadi Partai Bintang Reformasi dalam Muktamar Luar Biasa pada 8-9 April 2003 di Jakarta. Ia juga secara resmi ditetapkan sebagai calon presiden oleh partai ini. Zainuddin MZ menjabat sebagai Ketua umum PBR sampai tahun 2006.

Sumber : id.wikipedia.org

Kisah Bung Karno yang menjadi Dukun Dadakan

Sepenggal kisah, manakala Bung Karno baru saja tiba di Bengkulu, usai menjalani pembuangan di Pulau Bunga, Ende. Di daerah “basis Islam” dengan alam yang dikelilingi pegunungan Bukit Barisan, Bung Karno awalnya tidak memiliki banyak sahabat. Setiap orang yang berkunjung ke kediamannya, esoknya langsung dipanggil kantor polisi. Dicatat, ditanya apa-apa saja yang dibicarakan, dan tentu saja dengan ancaman untuk tidak mendatangi Sukarno.

http://rosodaras.files.wordpress.com/2011/03/bung-karno-dan-teman-temannya-di-bengkulu-1938.jpg?w=470&h=285

Satu per satu, masyarakat Bengkulu mulai ketakutan untuk berdekat-dekat dengan Sukarno. Namun, magnit Sukarno begitu kuat, sehingga selalu saja ada satu-dua orang yang nekat mengunjunginya, meski mereka tahu akibatnya. Bahkan ada salah seorang guru yang begitu rajin mendatangi Sukarno untuk sekadar ngobrol. Ia tidak pernah jera meski berkali-kali harus berurusan dengan polisi Belanda.

Lambat-laun, satu per satu, masyarakat mulai lebih berani mendekati Bung Karno. Terlebih ketika organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah sudah terang-terangan berani meminta jasa Bung Karno untuk menjadi tenaga pengajar. Pengajar agama! Dan dilarang bicara politik. Bung Karno girang bukan kepalang. Ia tidak harus bicara politik kepada para murid. Ia cukup menceritakan kisah-kisah heroik Nabi Besar Muhammad SAW, sambil menanamkan benih-benih nasionalisme. Benih-benih cinta tanah air.

Waktu terus bergulir, dan Bung Karno pun menjelma menjadi sosok yang didudukkan pada status “orang cerdik-pandai”. Bahkan, sejumlah warga memperlakukannya laksana “dukun”. Ia tidak hanya dimintai nasihat spiritual, tetapi dimintai juga mengobati sejumlah warga yang terserang penyakit. Satu di antaranya, ia kedatangan seorang gadis sambil menangis meraung-raung meminta tolong Bung Karno, dengan keluhan: Sudah tujuh bulan tidak bisa menstruasi!

“Apa yang dapat saya lakukan? Saya bukan dokter,” kelit Bung Karno.

“Bapak menolong semua orang. Bapak adalah juru selamat kami. Saya percaya kepada bapak, dan saya merasa sangat sakit. Tolonglah… tolonglah saya… tolooong….”

Bung Karno tidak bisa mengelak. Bung Karno juga tidak ingin seorang gadis mendatanginya dengan harapan sembuh, lantas harus pulang dengan kecewa. Setelah berkonsentrasi sejenak… Bung Karno membacakan surah pertama Alquran ditambah doa-doa. Esoknya, perempuan itu mens! Kabar itu pun lekas tersiar. Dan Bung Karno “sang dukun” makin terkenal pula.

Apa itu saja? Masih ada lagi. Kisah seorang tukang perah susu yang tengah dililit kesulitan uang. Untuk suatu keperluan, dia sangat membutuhkan uang. Celakanya, dia pun yakin, dengan mendatangi Bung Karno, persoalannya akan selesai. Apa yang terjadi? Memang begitu adanya. Dia datang ke Bung Karno dan menyampaikan keluhannya, serta memohon penyelesaian.

Bung Karno lantas meminta si pemerah susu menunggu. Sedangkan ia masuk bilik, mengambil satu potong baju dan keluar rumah lewat pintu belakang. Ia menggadaikan bajunya, demi mendapatkan uang tiga rupiah enampuluh sen. Jumlah yang dibutuhkan si pemerah susu. Problem pun terselesaikan….

Dikutp dari Blog Roso daras oleh Bung Roso

Kisah Pencurian dan Penelitian Otak Einstein

Menjadi tokoh Cerdas memang tak selalu menjalani hidup dengan dengan tenang, jangankan masih hidup, setelah matipun organ tubuhnya masih menjadi bahan penelitian. Dan itulah yang dialami oelh Tokoh Jenius abad ini Albert Einstein. Kejeniusanya membuat banyak ilmuan ingin meneliti lebih lanjut tentang otaknya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwS5ja2z4B9U-g76HiSDk5br_ZnFQSJFB64Dt2sIWICWolcAgpbqCoGId4M0y6dC_W0BjnRctzcOs3BM3bJWVpCyoXCshS4AjteO3Cogz-vS1iCBKA9fYi1n_mnlK9PH8JBa9FzZqpwyc/s400/Albert-Einstein-Genius.jpg
Albert Einstein, Tokoh Jenius abad 20

Setelah kematianya di tahun 1955, ternyata Otak Einstein diambil secara diam-diam oleh seorang dokter bedah bernama Thomas Stoltz Harvey saat Jasad Einstein diotopsi di Princeton Hospital pathologhist. Dan parahnya lagi, Otak itu diambil tanpa izin dari Keluarganya. Thomas Stoltz Harvey sat itu berniat ingin meneliti otak Einstein (Thomas Stoltz Harvey akhirnya dipecat dari jawatan rumah sakit karena menolak mengembalikanya).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMk5UWf9hemyLOKVHlz17KUQ9DtrxSh_3xOsLAT7RCmrD5M4_rrvuBid0bmbBhyphenhyphenqH9fXnuZFX_DzudDc3u6nUlUdJ89KEdr5kZzbLWQKvZ7wg3F6R2IeWMg3Vl4rkGHsUb0QzwlFoE7Piu/s320/Einstein+brain+in+1955.jpg
Foto Otak Einstein
Diambil tahun 1955


Setelah beberapa tahun meneliti, akhirnya Thomas Stoltz Harvey mendapat izin dari putra Einstein, Hans Albert Einstain untuk meneliti otak ayahnya. Thomas Stoltz Harvey pun kemudian mengirimkan beberapa irisan-irisan otak Einstain kepada Peneliti-peneliti di seluruh dunia yang tertarik untuk meneliti Otak Einstein.

Salah satu peneliti yang menerima irisan otak Einstein tersebut adalah Marian Diamond dari UC Berkeley. Dalam penelitianya, Marian Diamond mengungkapkan bahwa otak Einstein mempunyai glial cell yang lebih banyak dibandingkan otak orang biasa, Organ inilah yang mempengaruhi daya tangkap otak untuk memproses dan menganalisis data.

Pada penelitian lain, Sandra Witelson dari McMaster University mengatakan bahwa otak Einstein kekurangan partikel wrinkle" tertentu di otak yang disebut fisura Sylvian. Witelson berspekulasi bahwa ini adalah sebuah anomali dalam anatomi neuron otak. Hal in menurut Sandra Witelson membuat Einstein mempunyai kemampuan komunikasi dan yang baik, selain itu juga otak Einstein pada bagian lobus parietal inferior sangat padat, Hal inilah yang menurutnya membuat Einstein lebih cerdasa dalam hal matematika dibandingkan dengan orang yang mempunyai otak biasa.

Otak yang brilian milik Einsteinyeng dijaga selama puluhan tahun itu akhirnya hancur juga, Dalam sebuah perjalanan lintas negara di tahun 1990, Harvey yang saat itu mendapat undangan khusus dari Cucu Einstein bersama seorang penulis Michael Paterniti mengadakan perjalanan ke California. Namun naas, saat itu justru otak Einstein yang disimpan dalam sebuah tabung justru tumpah saat diletakkan di bagasi. Kisah perjalanan itu kemudian ditulis dalam sebuah buku berjudul"Driving Mr. Albert: A Trip Across America with Einstein’s Brain" oleh Michael Paterniti.

Akhirnya di Tahun 1998 saat usia Harvey menginjak 85 tahu, Ia mengirimkan Otak Einstein yang sudah menjadi tumpahan kepada Dr. Elliot Krauss, staff pathologist di Princeton University disertai dengan sebuah surat yang tertulis

"after safeguarding the brain for decades like it was a holy relic — and, to many, it was — he simply, quietly, gave it away to the pathology department at the nearby University Medical Center at Princeton, the university and town where Einstein spent his last two decades.

"Eventually, you get tired of the responsibility of having it. … I did about a year ago," Harvey said, slowly. "I turned the whole thing over last year [in 1998]."

Intinya, harvey sudah lelah untuk menjaga peninggalan suci dari seorang Jenius Revolusioner ini. Dan hingga artikel ini saya tulis, saya belum tahu bagaimana nasib otak Einstein sekarang.

"Imagination is more important than knowledge." (Albert Einstein)

Ditulis oleh Admin dan Diambil dari berbagai Sumber

Adolf Hitler meninggal di Indonesia ?

Diktator Jerman, Adolf Hitler diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945. Namun, fakta itu kini dipertanyakan. kematian diktator Jerman Adolf Hitler, kembali jadi perbincangan hangat. Koran The Daily Telegraph pada 28 September 2009 menurunkan satu laporan, tengkorak yang selama ini diduga milik Hitler dan disimpan di Rusia ternyata, bukanlah tengkorak tokoh tersebut.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5qER3727h0KyWr5jEME3MKpZQvoa4-l_9cRUNbvqRNYTi64ClSP9iULc3Q3btdxQvHZPCpVvxzs3g8Su8o5nA-KIStdVjkr03qaXnfGvDg5ysDwprMwSB899E94h-L5E8kfQyR_Dydqk/s1600/hitler1.jpg

Dalam Program History Channel Documentary, koran yang terbit di Inggris itu menjelaskan, tengkorak tersebut merupakan tengkorak perempuan yang meninggal di bawah usia 40 tahun.

Dengan informasi ini, semakin terbuka munculnya spekulasi seputar kematian tokoh Perang Dunia II tersebut. Selama ini, sebagian masyarakat dunia meyakini pemimpin Nazi (Nationalsozialismus) Jerman tersebut, tewas bunuh diri di salah satu bunker di Berlin pada 30 April 1945 bersama kekasihnya Eva Braun. Ketika itu usia Hitler 56 tahun.

http://politikana.com/images/small/hitler.jpg

Sebagian lagi beranggapan, Hitler berhasil melarikan diri bersama Eva Braun, kemudian menghabiskan masa tuanya di Brasil, Argentina, atau wilayah lainnya di Amerika Selatan. Masing-masing pihak mengemukakan berbagai argumen yang memperkuat dugaan mereka. Sejumlah dokumen diungkapkan dan para saksi pun berbicara.

Selain versi yang sudah lama dikenal dunia, terdapat versi Indonesia yang boleh jadi merupakan versi terbaru. Dalam versi itu dijelaskan tentang kemungkinan Hitler melarikan diri ke Indonesia dan meninggal di Surabaya. Dugaan ini didasarkan pada penuturan seorang dokter warga Bandung, Sosrohusodo.

Sosro adalah dokter lulusan Universitas Indonesia. Dia menuliskan pendapatnya pada satu artikel di Pikiran Rakyat pada 1983. Kemudian pada 1994 saya bertemu dengan Sosrohusodo. Hasil wawancara itu dimuat Pikiran Rakyat pada 24 Februari 1994 dalam bentuk artikel yang cukup panjang. Artikel itulah yang kemudian wara-wiri di dunia maya belakangan ini.

Pertemuan dengan Sosrohusodo ketika itu dilakukan atas permintaannya. “Saya ini sudah tua. Akan tetapi, saya masih memiliki satu beban besar yang hingga kini belum terungkap, yaitu mengenai diktator Jerman Adolf Hitler,” katanya, saat berbincang di rumahnya Jln. Setiabudhi seberang kampus UPI Bandung. Rumahnya tidak begitu besar, tetapi halamannya cukup luas. Raut gelisah terlihat di wajah Sosrohusodo.

Dia pun memperlihatkan setumpuk dokumen yang tampak lusuh. Diikat dengan beberapa belit benang. Antara lain berisi foto-foto lama, yang memperlihatkan seorang lelaki dan perempuan bule warga negara Jerman, paspor, dan buku harian dengan tulisan steno. Terdapat pula foto seorang wanita Sunda, yang disebutnya sebagai sumber amat penting dan memperkuat teorinya itu.

Lelaki dalam foto-foto itu bernama dr. Poch, pemimpin salah satu rumah sakit umum di Pulau Sumbawa Besar. Sosro sempat bertemu langsung beberapa kali dengan Poch, saat bertugas sebagai tenaga kesehatan di kapal Hope yang dijadikan rumah sakit pada 1960.

“Melalui perbincangan tentang masa lalunya dan ciri-ciri fisik, saya semakin yakin Poch bukan orang sembarangan. Saya curiga dialah Adolf Hitler yang misterius itu. Apalagi, dia ditemani seorang perempuan yang menurut saya wajahnya mirip Eva Braun, kekasihnya. Akan tetapi, keyakinan ini saya pendam sangat lama. Hingga saya selesai bertugas di kapal Hope, rasa penasaran itu belum terjawab,” kata pria kelahiran Gundih Jawa Tengah, yang saat itu berusia 63 tahun.

Kaki Kiri dr. Poch tidak Normal
Keyakinan dan sekaligus rasa penasaran Sosrohusodo muncul kembali, setelah lebih dari dua puluh tahun kemudian dia menemukan informasi-informasi baru. Maka dia pun melakukan rekonstruksi pengalamannya, membuka kembali catatan-catatan, dan menuangkannya dalam bentuk tulisan. Sosro benar-benar tertantang untuk mengungkap misteri dr. Poch. Saat itu, dia memperlihatkan sejumlah tulisan yang dibuatnya seperti diktat.

Kaki yang Diseret
Dari perjumpaannya dengan Poch, Sosro mengetahui kaki kiri dokter tersebut tidak normal. Jika berjalan harus diseret. Sementara tangan kirinya selalu gemetar. Kumisnya dipotong pendek dan hanya tersisa di tengah. Persis seperti yang ditirukan komedian terkenal Charlie Chaplin. Tidak tersisa rambut di kepalanya alias plontos.

Jika benar Poch adalah Hitler, pada saat bertemu Sosro dia berusia 71 tahun. Sebab, Hitler lahir pada 1889. ”Saya kira usianya seperti itu, sesuai dengan penampilan fisiknya. Saya ingat betul kondisi fisiknya, karena bukan hanya sekali bertemu dengannya dan berbicara tentang hal itu,” kata Sosro.

Hal lain yang membuatnya heran, ternyata Poch tidak memiliki ijazah kedokteran, tidak memiliki lisensi apa pun di bidang kesehatan. Akan tetapi, ternyata dia bisa memimpin satu rumah sakit. Sehari-hari Poch sering membungkus tubuhnya dengan seragam putih, pakaian khas dunia kedokteran. Sebagai seorang dokter, Sosro pernah memancing Poch dengan percakapan soal kesehatan.

“Poch ternyata tidak menguasai dunia medis, saya tahu itu. Dari pembicaraannya, dia tidak mengerti soal kedokteran. Ini makin misterius saja. Lalu siapa yang mengangkatnya menjadi pemimpin rumah sakit tersebut. Tentu tidak sembarang orang bisa menjadi pimpinan salah satu lembaga penting seperti itu,” kata Sosro.

Pada satu kesempatan berkunjung ke kediaman Poch, banyak hal dikemukakan dokter tua tersebut yang justru memperkuat dugaan Sosro. Misalnya saat ditanya tentang pemerintahan Hitler, Poch secara terang-terangan memujinya. Dia juga menolak anggapan terjadinya pembantaian besar-besaran terhadap orang Yahudi di Kamp Auschwicz. Padahal, dalam sejarah dunia kamp yang satu ini merupakan cerita horor legendaris pada masa kejayaan Nazi.

Poch juga mengaku tidak tahu-menahu, ketika ditanya tentang kematian Adolf Hitler pada 1945 di Berlin. Dia hanya bercerita, keadaan saat itu benar-benar kacau-balau dan setiap orang berusaha untuk menyelamatkan diri. Poch seperti menghindar jika ditanya terlalu jauh soal sosok Hitler dan sepak terjang Nazi.

Hampir sepanjang perbincangan berlangsung, lelaki tua yang gemar memotret itu mengeluhkan tentang tangan kirinya yang gemetar. Sosro kemudian meminta izin untuk memeriksa saraf ulnarisnya. Ternyata tidak ada kelainan. Demikian pula dengan tenggorokannya sehat-sehat saja. Saat itu, Sosro menyimpulkan kemungkinan “Hitler” hanya menderita parkinson, berkaitan dengan usianya yang lanjut.

Lalu Sosro berasumsi, kemungkinan penyakit itu muncul karena trauma psikis. “Dugaan saya langsung diiyakan Poch. Saya kaget juga. Akan tetapi, ketika saya tanya lebih jauh sejak kapan penyakit itu menghinggapinya, Poch malah bertanya kepada istrinya dalam bahasa Jerman. “Ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan bahwa kau memukuli meja berkali-kali.” ujar istrinya seperti ditirukan Sosro.

Siapa Goebbels? Apakah yang dimaksud adalah Joseph Goebbels, wartawan yang banyak membantu gerakan Nazi dan kemudian menjadi Menteri Propaganda pada pemerintahan Hitler? “Tidak tahu keceplosan atau bagaimana, beberapa kali istrinya memanggil Poch dengan sebutan ‘Dolf’. Apakah ini merupakan kependekan dari ‘Adolf’ atau bukan, saya tidak begitu pasti. Namun, itulah yang saya dengar langsung,” katanya.

Tulisan di Majalah “Zaman”
PERJUMPAAN Sosrohusodo dengan “Hitler” diwarnai berbagai kebetulan. Kebetulan pertama, ketika dia bertugas di Kapal Hope. Kebetulan kedua terjadi pada tahun 1981. Setelah lebih dari 21 tahun, pengalaman bertemu dengan Poch terekam dalam benaknya dan dicatat pada buku hariannya, seorang keponakannya datang berkunjung ke Bandung dan memperlihatkan mazalah Zaman edisi No. 15 Januari 1980.

Pada majalah tersebut terdapat sebuah artikel yang ditulis Heinz Linge, bekas orang dekat Hitler, berjudul “Cerita Nyata Hari Terakhir Seorang Diktator”. Tulisan tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria. Sambil memperlihatkan majalah Zaman, Sosro menerangkan, dalam tulisan itu Linge menceritakan tentang peristiwa bunuh diri Hitler dan Eva Braun. Kemudian menerangkan tentang kondisi fisik Hitler saat itu.

“Beberapa alinea dalam tulisan itu membuat jantung saya berdetak keras, seperti menyadarkan saya kembali. Sebab di situ ada ciri-ciri Hitler yang juga saya temukan pada diri si dokter tua Jerman. Apalagi setelah saya membaca buku biografi Hitler. Semuanya ada kesamaan,” ucap ayah empat anak ini.

Heinz Linge menulis, “Beberapa orang di Jerman mengetahui bahwa Führer sejak saat itu kalau berjalan maka dia menyeret kakinya, yaitu kaki kiri. Penglihatannya pun sudah mulai kurang terang serta rambutnya hampir sama sekali tidak tumbuh. Kemudian, ketika perang semakin menghebat dan Jerman mulai terdesak, Hitler mulai menderita penyakit kejang urat“.

Di samping itu, tangan kirinya pun mulai gemetar pada waktu kira-kira pertempuran di Stalingrad tidak membawa keberuntungan bagi tentara Jerman, dan ia mendapat kesukaran untuk mengatasi tangannya yang gemetar itu. Pada akhir artikel, Linge menulis, ”Tetapi aku bersyukur bahwa mayat dan kuburan Hitler tidak pernah ditemukan”. Semangat untuk mengungkap misteri Poch semakin menggebu di dada Sosrohusodo.

Buku Harian Misterius tentang Kisah Pelarian Nazi
SOSROHUSODO menemukan data menarik dalam buku harian berukuran saku milik Poch. Dalam buku lusuh tersebut ditemukan ratusan alamat orang asing yang tinggal di berbagai negara di dunia. Di berbagai halamannya terdapat coretan tangan yang sulit dibaca. Di bagian lainnya terdapat tulisan steno. Semuanya berbahasa Jerman.

“Lihat ini catatannya. Buku ini banyak berbicara dalam upaya pengungkapan sosok misterius Poch. Memang tidak mudah, tetapi saya tertantang. Mungkin ini hanya soal waktu,” kata Sosro sambil membuka halaman-halaman buku kecil itu.

Memang tidak ada identitas jelas pemilik buku itu. Hanya, ada beberapa kode terdiri atas angka-angka yang tidak jelas maknanya. Pada sampul depan bagian dalam, tertulis kode J.R. KePaD No. 35637 dan 35638, dengan masing-masing nomor ditandai lambang biologis laki-laki dan perempuan. “Ini memperkuat dugaan saya, buku itu milik kedua orang yang saya yakini sebagai Hitler dan Eva Braun. Mereka menutup identitasnya rapat-rapat, tetapi tetap ada celah yang menuntun pada kenyataan sebenarnya,” tuturnya.

Sementara nama-nama negara yang tertulis dalam buku itu antara lain Pakistan, Tibet, Argentina, Afrika Selatan, dan Italia. Di salah satu halamannya terdapat tulisan yang dalam bahasa Indonesia berarti “Organisasi Pelarian. Tuan Oppenheim pengganti Ny. Kruger. Roma Sardegna 79a/1. Ongkos-ongkos untuk perjalanan ke Amerika Selatan (Argentina)“.

Lalu, ada satu nama dalam buku saku tersebut yang sering disebut-sebut dalam sejarah pelarian orang-orang Nazi, yaitu Prof. Dr. Draganowitch, atau ditulis pula Draganovic. Di bawah nama Draganovic tertulis Delegation Argentina da Imigration Europa – Genua Val Albaro 38. Secara terpisah, di bawahnya lagi tertera tulisan Vatikan. Di halaman lain disebutkan, Draganovic Kroasia, Roma via Tomacelli 132.

Sosro kemudian memperlihatkan majalah Intisari terbitan Oktober 1983, yang memuat sosok Klaus Barbie alias Klaus Altmann, bekas anggota polisi rahasia Jerman zaman Nazi. Di situ tertulis satu alamat Val Albaro. Disebutkan pula bahwa Draganovic memang memiliki hubungan dekat dengan Vatikan Roma. Profesor inilah yang membantu pelarian Klaus Barbie dari Jerman ke Argentina. Pada 1983, Klaus diekstradisi dari Bolivia ke Prancis, negara yang menjatuhkan hukuman mati terhadapnya pada 1947.

“Masih banyak alamat dalam buku ini yang belum seluruhnya saya ketahui relevansinya dengan gerakan Nazi. Saya juga sangat berhati-hati tentang hal ini, sebab menyangkut negara-negara lain. Saya masih harus bekerja keras menemukan semuanya. Saya yakin kalau nama-nama yang tertera dalam buku kecil ini adalah para pelarian Nazi,” katanya.

Rute Pelarian Hitler Dalam Tulisan Steno
SETELAH menerima buku catatan harian dr. Poch dari Ny. S, Sosrohusodo bingung ketika harus menerjemahkan bagian yang ditulis dengan huruf steno. Dia bertanya ke beberapa orang yang mengerti soal stenografi. Namun, mereka kurang paham karena model steno itu jarang dipakai pada masa sekarang.

“Akhirnya saya menyurati penerbit buku steno di Jerman, minta bantuan mereka. Selang beberapa waktu kemudian datang jawaban, steno yang contohnya saya kirimkan itu merupakan stenografi Jerman yang sudah ’kuno’. Namanya sistem Gabelsberger dan sudah lebih dari 60 tahun tidak dipakai lagi,” tutur Sosrohusodo.

Meski demikan, pihak penerbit berjanji akan mencarikan orang yang ahli steno Gabelsberger. Ternyata penerbit itu menepati janjinya, dengan mengirimkan terjemahan steno itu ke dalam bahasa Jerman. Lalu Sosro menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.

Judul catatan itu kurang lebih “Keterangan Singkat tentang Pengejaran Perorangan oleh Sekutu dan Penguasa Setempat pada Tahun 1946 di Salzburg“. Salzburg adalah nama kota di Austria. Di dalam catatan itu antara lain tertulis, “Kami berdua, istri saya dan saya, pada tahun 1945 di Salzburg“.

Memang tidak secara jelas diterangkan identitas “kami berdua” dalam catatan tersebut. Akan tetapi, yang jelas tersirat mereka berdua berada dalam ancaman. Antara lain dikejar-kejar oleh CIC (Dinas Rahasia AS). “Pokoknya catatan itu menggambarkan penderitaan orang yang diburu pihak keamanan,” tutur Sosrohusodo.

Selain itu, terdapat pula abjad yang ditulis dengan huruf besar secara mencolok. Kalau diurutkan, kemungkinan merupakan rute pelarian keduanya. Huruf-huruf itu adalah B, S, G, J, B, S, R. Menurut Sosro, cara menyingkat tulisan seperti itu merupakan kebiasaan Hitler dalam membuat catatan. ”Kebiasaan ini ditemukan pula dalam literatur lain yang saya baca,” ujarnya.

Lalu dia menerjemahkan dan mengaitkannya dengan kemungkinan rute pelarian Hitler. Kedua insan itu memulai pelariannya dari B yang berarti Berlin, lalu S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Beograd), S (Sarajevo), dan R (Roma). Roma, menurut dia, sebagai kota terakhir di Eropa yang menjadi tempat pelarian kedua orang itu. Setelah itu, mereka keluar dari benua tersebut menuju sebuah tempat bernama Pulau Sumbawa.

Sosro membacakan hasil terjemahan dari catatan harian itu, ”Pada hari pertama di bulan Desember, kami harus pergi ke R untuk menerima surat paspor yang kemudian berhasil membawa kami meninggalkan Eropa”. Keterangan ini sesuai dengan data pada paspor dr. Poch yang menyebutkan, paspor bernomor 2624/51 diberikan di Rom (tanpa huruf akhir a). Pada catatan buku itu nama Dragnovic dikaitkan dengan Roma.

Sosro kembali memperlihatkan majalah Zaman edisi 14 Mei 1984 ketika membahas tentang Berlin dan Salzburg. Menurut dia, sejarah mencatat peristiwa jatuhnya pesawat yang membawa surat-surat rahasia Hitler di sekitar Jerman Timur tahun 1945. Kenyataan ini menjadi petunjuk tentang rute pelarian mereka.

Makam G.A. Poch di Ngagel Utara, Surabaya
Tentang pelarian Hitler, Sosrohusodo menyimpan kisah yang didengar dari masyarakat tempatnya bertugas di Sumbawa. Masyarakat di sana bercerita, pada suatu ketika mereka melihat munculnya kapal selam dari laut yang disusul dengan pendaratan sebuah wahana yang berbentuk bulat.

http://4.bp.blogspot.com/_qH8OZ06Lr30/TGzkjCdNXbI/AAAAAAAAAf8/JOf1W7x0kxY/s400/85626_makam_dr_poch_di_tpu_ngagel_utara__surabaya.jpg

“Saya mendengar cerita ini dari mulut ke mulut. Saya jadi bertanya-tanya, apakah ini ada kaitan dengan kemungkinan larinya Hitler menggunakan kapal selam dari Eropa ke perairan Sumbawa? Tidak begitu jelas. Tapi juga bukan sesuatu yang tidak mungkin,” katanya.

Sosro sangat yakin, orang sebesar dan sepenting Hitler memiliki pengikut setia. Mustahil jika mereka tidak memiliki strategi penyelamatan atas pimpinan tertingginya. Apalagi kemudian diketahui beberapa dugaan terdahulu tentang akhir hidup Hitler, belum ada satu pun yang pasti.

“Jadi, bukan sesuatu yang tidak mungkin jika pengikutnya memilih Pulau Sumbawa di Indonesia. Sebab saat itu Indonesia boleh dibilang sebagai wilayah yang masih terbuka untuk dijadikan tempat persembunyian. Lokasi Pulau Sumbawa juga begitu jauh dari Benua Eropa,” ujarnya beralasan.

Sosro pun bercerita tentang pengakuan Nyonya S berkaitan dengan hal itu. Suatu hari suaminya mencukur kumisnya mirip dengan kumis Hitler, kemudian S mempertanyakan kemiripan kumisnya itu dengan kumis Hitler. Poch malah mengiyakan bahwa dirinya adalah Hitler. “Tapi jangan bilang sama siapa-siapa,” begitu Sosro mengutip ucapan Nyonya S.

Sosrohusodo mungkin termasuk orang yang teguh memegang amanah. Hal itu terbukti ketika dia menutup rapat-rapat kepanjangan nama Nyonya S. Dia hanya memberi pintu masuk menuju identitas lengkapnya dalam bentuk foto-foto dan nama tempat Babakan Ciamis.

Setidaknya terdapat dua foto yang menunjukkan hubungan suami istri antara Ny. S dan Poch. Foto yang dibuat di Sumbawa itu disebut Sosro sebagai foto saat keduanya melangsungkan pernikahan di pendopo kabupaten. Penggunaan pendopo sebagai tempat hajatan menunjukkan posisi Poch yang dihormati di kalangan masyarakat setempat.

Pada foto itu terlihat Poch sudah semakin tua, bersetelan jas yang agak kebesaran, kemeja putih berdasi, dan berkacamata. Sementara S mengenakan kebaya putih, berkain batik, dan sanggul beruntai bunga yang jatuh di dada kanannya. Tangan kanannya memegang kipas. Mereka diabadikan dalam posisi berdiri.

Sementara pada foto yang satu lagi, Poch dan S duduk di kursi. Sementara di belakang mereka berdiri tiga pria. Jika senyum tampak tersungging di bibir S, maka di kedua foto itu wajah Poch begitu dingin. Menjelang pernikahan itulah, kata Sosro, konon Poch pindah agama menjadi seorang Muslim. Dia berganti nama menjadi Djamaluddin. Kemudian mereka pindah ke Surabaya.

Namun nama barunya sebagai seorang mualaf itu tampaknya tidak digunakan. Hal itu bisa dilihat pada makam Poch di Pemakaman Umum Ngagel Utara, Jalan Bung Tomo, Surabaya. Pada batu nisannya tertulis nama G. A. Poch. Belakangan saya baru tahu G.A. adalah kependekan dari Georg (tanpa ”e”) Anton.

Dikutip dari indobestseller.wordpress.com, gambar dari Situslakalaka.blogspot.com

Sejarah Berdirinya Bakrie Brothers Group

Siapa yang tak tahu dengan perusahaan dagang Bakrie Grup. Semua orang Indonesia tahu dan bahkan pasti tidak asing dengan nama itu, Group bakrie atau Bakrie and brothers group adalah sebuah perusahaan dagang terkemuka di Indonesia, Perusahaan super besar iru berrgerak di berbagai bidang seperti Perkebunan, telekomunikasi, pertambangan, dll. Perusahaan yang sekarang dipimpin oleh Aburizal bakrie ini boleh dikatakan sebagai salah satu perusahaan nomer wahid di indonesia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ2ZhU7pXFFPfE2EwdOKnyjZTaxXIDgivly-f7ZurmiaPhLltRTI9ZTZEryIJNFSyYM-R1rJxmb-Nbi3bBmpHVJRxkCuldjMvHi4m7k6PnyGnutklCvvVb8xgwYVXekHlfa_A-ydPOfTo/s1600/logo+bakrie.jpg
Logo Bakrie Group

Namun tahukah kamu bahwa ternyata berdirinya perusahaan ini mempunyai perjuangan yang sangat besar? Saya yakin banyak yang belum tahu bagaimana sejarah berdirinya Bakrie Group. Bakrie grup diprakarsai oleh Achmad Bakrie, seorang entreupreneur yang lahir pada tanggal 11 Juni 1916 di kalianda Lampung yang juga sekaligus ayah kandung Aburizal bakrie. Jiwa entreupreunership Achmad Bakrie ini sudah tumbuh sejak masa kanak-kanak. Di masa kecilnya, Achmad Bakrie sering berjualan roti untuk menambah uang jajannya.

Keluarga bakrie pada saat itu belum bisa dikatakan sebagai keluarga kaya, bahkan boleh dibilang sebagai keluarga yang kurang mampu, Sampai-sampai anak sulung Achmad bakrie, yaitu Aburizal Bakrie (Pemimpin bakrie group sekarang ini) harus berjualan Tas di masa kecilnya karena saking sedikitnya uang saku yang diberikan oleh ayahnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipHKDJTw0xGWJ6KOOL7RjLHk3VZSCxRyF7xupks7AuUDC5UCXAQumhhzUQ52GLJAIljrTxZ1-udXanPS1TSHWFoYph3XM0i9Utbzzo2t0GcV7gZlIfFGrV8B0bvh8Z97aplQ_L8t2UUhc/s1600/ahmad+bakrie.jpg
Achmad Bakrie, Pendiri utama Bakrie Group

Berdirinya bakrie Group tak lepas dari pengalaman Achmad Bakrie yang sempat bekerja di NV Van Gorkom, sebuah perusahaan dagang milik belanda selama 2 tahun setelah sebelumnya ia menyelesaikan sekolahnya di HIS (sekolah setingkat sekolah dasar di jaman belanda). Di perusahaan inilah Ahcmad mulai mengetahui sistem kerja perusahaan dagang Modern.

Setelah Itu, Ahmad melanjutkan pendidikanya di sekolah dagang Hendlesinstituut Schoevers. Setelah satu tahun menempuh pendidikan, akhirnya di tahun 1940 atau tepatnya 10 Februari 1940, di Teluk Betung Achmad Bakrie bersama kakak kandungnya H. Abu Yamin mendirikan Bakrie & Brothers General Merchant and Commision Agent. Perusahaan dagang inilah yang kemudian menjadi cikal bakal Bakrie Brothers group.

Pada masa pendudukan Jepang sempat tidak diijinkan menggunakan nama tersebut karena dianggap kebarat-baratan. Sehingga di rubah menjadi Jasuma Shokai. Tahun 1943 Perusahaan dipindahkan ke Jakarta, dan berganti nama semula setelah Jepang menyerah.

Pada awal berdirinya, perusahaan dagang ini hanya bergerak di bidang perdagangan Karet, Lada dan Kopi. Namun dari waktu ke waktu, jaringan bisnis perusahaan ini makin menyebar dan bergerak di banyak bidang, seperti telekomunikasi, teknologi, pertambangan, dll.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgh9q1lFkqIMRtSzq66W4Wh3m03sUycsLAGVqLZO8b4yJ4caAdAxq6OkPvYXa_5dePc1W_C9S2Eg1ff7dUL23qlBDrgST2HdaR9UfWUvFQpYHFIoiGZf3YuFc9HQ1J_4Kdmk9fGR7QEOqM/s1600/aburizal-bakrie-42.jpg
Aburizal Bakrie, Pemimpin Bakrie grup sekarang

Setelah Achmad bakrie wafat pada tanggal 5 Februari 1988 di Tokyo pada usia 71 tahun, Perusahaan ini kemudian dikelola oleh anak sulungnya Aburizal Bakrie hingga sekarang ini. Di Masa kepemimpinan Aburizal inilah perusahaan ini mencapai puncak kejayaannya walaupun sempat tersangkut beberapa kasus seperti kasus lumpur lapindo hingga polemik politik yang kerap melanda Aburizal Bakrie

10 Fakta unik Wiro Sableng si pendekar 212

Bagi banyak penggemar, Wiro sableng tentu adalah seorang tokoh yang sangat dikagumi, apalagi dulu pada masa-jaya-jayanya (sekitar pertengahan 90-an), Tapi kini sudah jarang yang mengenal tokoh ini bahkan nge-fans kepadanya, terlebih lagi setelah sang penulis novel Wiro Sableng, yaitu bapak Bastan Tito meninggal dunia pada tahun 2006 lalu. Bastian Tito meninggal sebelum sempat menyelesaikan seri wiro sableng. Jadi jangan heran jika banyak orang yang tak tahu siapa itu wiro sableng

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFPwP-VXFDnbdQIdyzJ8jNAPmPQ0DtxOC6jl70BikdV4P_o6MEx4yLeEIKoOG7NjRwog2MfMelUhVhsz1DfbwAWS0lnOc_q6Xi2ujMj04Y5qSSzQ_a7miYrPv9g27VO4ycF8YkewlzIdU/s1600/wiro+2.jpg https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1ThPO_M7a1VtdHAC-CJCyUA9EpSBnSS7ZS-5Dzw8S4D95g-ZDuJU47kdyyGjwu8-4zTgT3K7Ljyys70qaPSQWxgeJpifYhzFbIoRoqYhVHMj0Q6SUqCZzXbp7DbpL_3v-TvxeyGtxB6o/s1600/wiro+sableng.jpg

Nah, Sebagai salah satu dari sekian banyak penggemar berat Wiro Sableng, disini saya akan mencoba mengemukakan fakta-fakta unik menyangkut si Pendekar 212 itu.

Lansung saja ya

  1. Wiro sableng mempunyai nama Asli Wiro Sasono, Nama Ibunya Suci, dan nama ayahnya raden Romo Weleng
  2. Guru utama Wiro sableng adalah Eyang Sinto Geni, alias Eyang Sinto gendeng, alias Sinto gilan, seorang nenek tua yang mempunyai kepandaian silat tinggi dan sangat disegani oleh tokoh-tokoh silat baik golongan hitam maupun golongan putih.
  3. Wiro sableng mempunyai sebuah senjata pamungkas berbentuk Kapak berkepala dua bertuliskan angka 212 ang ujung mulutnya berbentuk seperti kepala naga dan terbuat dari logam dan gading. kapak ini sangat sakti, ujung mulutnya bisa menembakkan jarum beracun. Tebasannya terlihat seperti sinar putih dan mengeluarkan bunyi seperti dengungan ratusan tawon. kapak ini bernama Kapak naga geni 212
  4. Selain senjata utama di atas, Wiro sableng juga mempunyai 2 senjata lain, yaitu Batu hitam dan bintang 212, keduanya mempunyai ukiran angka 212 sama seperti kapak naga 212
  5. Jurus yang paling mematikan dari seorang Wiro sableng yaitu Jurus pukulan matahari, Jurus dahsyat yang diajarkan oleh gurunya Eyang Sinto gendeng. jurus ini berupa pukulan Sinar tangan yang mengandung suhu yang teramat panas.
  6. Jurus yang paling sering digunakan oleh Wiro sableng selama berpetualang adalah Jurus Kunyuk melempar buah
  7. Sampai sejauh ini Wiro pernah mengungkapkan perasaan cintanya secara langsung hanya kepada dua orang gadis saja, yaitu Bunga dan Bidadari Angin Timur. Setelah mengungkapkan kata-kata sayang dan cinta kepada Bunga, hanya kepada Bidadari Angin Timur lah Wiro kembali mengungkapkan perasaan hatinya. Itu pun karena ada alasan kuat kenapa Wiro pada akhirnya tak bisa bersatu dengan Bunga. Saat Wiro mengungkapkan perasaan hatinya kepada Bidadari Angin Timur pun terpaut perbedaan waktu cukup jauh dengan saat dimana Wiro menyatakan cintanya kepada Bunga.
  8. Dalam petualanganya, Wiro sableng tak melulu berada di tanah Jawa atau Indonesia, namun juga pernah sampai ke China dan Jepang.
  9. Dalam serial Wiro sableng, Tokoh Wiro pernah diperankan oleh 3 aktor berbeda, yaitu Tony Hidayat, ken-ken, dan Abhi Cancer. namun dari ketiga itu, hanay Ken-ken yang mendapat apresiasi paling besar sebagai pemeran wiro sableng.
  10. Lawan Terberat Wiro sableng menurut banyak penggemar adalah pangeran Matahri, tapi menurut saya pribadi, lawan terberat adalah Nyai Kalajengking merah, Dimana dalam Episode munculnya sinto gendeng. Wiro hampir mati jika saja tak diselamatkan oleh gurunnya Sinto Gendeng sat bertarung dengan kalajengking Merah
Itulah Kiranya 10 Fakta tentang Wiro sableng yang menurut saya unik dan menarik.

Soekarno lahir di Surabaya, bukan di Blitar

Sungguh sedih rasanya saat mengetahui bahwa ternyata masih banyak anak Indonesia yang bingung tentang tempat kelahiran Presiden Pertama negara kita, Ir Soekarno. Betapa tidak, ternyata banyak yang menganggap bahwa Soekarno lahir di Blitar, kota yang menjadi tempat peristirahatan terakhirnya. Nyatanya Soekarno tidak dilahirkan di sana, melainkan di Surabaya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqaLhGZ9UzPPq29k_6RusLTBm_W2VH5LtLGkOxZTSHe-b1_8GI55OooITmA9IR0gEllgYrRf8fdKzZduoi4vJf5LHyeRBxF2Fn096B5bDtCUL_BxYAGXDS0FntT-fJPEbazaSkRKYU0G8/s1600/sukarno4.jpg

Baiklah. Kita mengilas balik sejarah kelahiran Bung Karno, dari “geger” pernikahan beda suku, beda agama antara Raden Soekeni Sosrodihardjo yang Islam Theosof (Ayah Soekarno) dan berasal dari Jawa, dengan Ida Ayu Nyoman Rai yang Hindu dan berasal dari Gianyar, Bali. Untuk menikahi Idayu secara Islam, maka Idayu terlebih dulu harus masuk Islam. Satu-satunya jalan bagi mereka adalah kawin lari.

Seperti penuturan Bung Karno dalam otobiografi yang ditulis Cindy Adams, bahwa untuk kawin lari menurut kebiasaan di Bali, harus mengikuti tata-car tertentu. Kedua “merpati” itu bermalam di malam perkawinannya di rumah salah seorang kawan. Sementara itu dikirimkan utusan ke rumah orangtua si gadis untuk memberitahukan bahwa anak mereka sudah menjalankan perkawinannya.

Soekeni dan Idayu mencari perlindungan di rumah Kepala Polisi yang menjadi kawan Soekeni. Keluarga Idayu kemudian datang hendak menjemput mempelai wanita, tetapi Kepala Polisi tidak mau melepaskan. “Tidak, dia berada dalam perlindungan saya,” katanya.

Saat tiba mereka harus dihadapkan ke pengadilan, Idayu pun sempat ditanya oleh hakim, “Apakah laki-laki ini memaksamu, bertentangan dengan kemauanmu sendiri” Dan Idayu menjawab, “Tidak, tidak. Saya mencintainya dan melarikan diri atas kemauan saya sendiri.” Maka, tiada pilihan bagi mereka untuk mengizinkan perkawinan itu. Sekalipun demikian, pengadilan mendenda Idayu 25 ringgit, yang nilai sama dengan 25 dolar ketika itu. Idayu mewarisi beberapa perhiasan emas, dan untuk membayar denda itu, ia menjualnya.

Tak lama setelah pernikahan mereka, sekitar tahun 1900, Soekeni mengajukan permohonan pindah tugas ke wilayah Jawa. Pemerintah mengabulkan, dan memindahkan Soekeni ke Surabaya. Keluarga muda ini tinggal di Gang Pandean IV Nomor 40, Peneleh, Surabaya. Di sanalah Putra Sang Fajar dilahirkan.

Dikutip dari Blog Roso Daras

Kisah Bung Karno saat Melamar Inggit Garnasih

Ada begitu banyak bunga bermekaran di taman Kota Kembang, tapi hanya satu yang memikat hati Sukarno muda. Dialah Inggit Garnasih. Tidak soal ihwal rentang usia selusin antara keduanya. Tidak soal, bahwa tentang beda usia itu, Bung Karno terpaksa harus mengecilkan bilangannya saat pergi melamar Inggit.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDcGpAW6PrwfZvOKzVD7Obh9F2bBGsTkfzCjwDXvic7Vm_HoTYjP7d2dLuvuifU1CFrpE_ij41WIc2yQ9rusAb85gm9spnIc7UHaCeCSYW5d7Pf6diAY5Q56eiS665ET5Cchy7XBa5y4I/s320/PO+baru.jpg

Betapa tidak. Lamaran Bung Karno terhadap Inggit, tidak serta-merta diterima. Atas lamaran Bung Karno, ayahanda Inggit menjawab, “Wahai orang muda, kau adalah keturunan bangsawan, dan dirimu adalah seorang terpelajar. Di sini dan di mana-mana ada banyak gadis hartawan dan terpelajar yang siap untuk menjadi pasanganmu….”

Diam Sukarno.

“… Kami adalah keluarga miskin, anakku Inggit sudah janda; lagi pula tidak terpelajar, tidak sepadan untuk menjadi istrimu. Dan terus terang, saya khawatir, sebagaimana yang lazim terjadi, perjodohan yang demikian tidak akan panjang….”

Takzim Sukarno mendengarkan.

“…karena ada saja yang membuat kau malu. Ada saja yang akan membikin anakku sakit hati.”

Waktu bergulir… menguasai ruang dan waktu. Hanya diam dan sunyi untuk sementara waktu. Bung Karno harus segera menanggapi kata-kata calon mertuanya. Ia pun menarik napas panjang sebelum mengeluarkan tanggapan….

“Bapak, semua itu sudah saya ketahui lebih dulu, dan saya tambahkan bahwa saya pun sudah tahu bahwa Inggit lebih tua lima tahun dari saya….” (Lihatk bagaimana Sukarno mengecil-ngecilkan bilangan selisih usianya dengan Inggit, demi lebih meyakinkan calon mertuanya)… “Apakah niat saya kurang suci, walau sudah saya tahu keadaan semua itu, kemudian saya pikirkan dan akhirnya melamar dengan sadar?”

Ayah Inggit diam, mendengarkan si muda bicara.

“Bapak, karena itu saya datang melamar dengan harapan Bapak mempertimbangkannya.”

Ayah Inggit menatap tajam ke arah mata Sukarno ketika bicara. Dari sana ia menangkap ketulusan niat Sukarno. Dari sorot matanya Sukarno memancarkan keseriusannya. Maka… luluhlah hati calon mertua, dan akhirnya lamaran pun diterima.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhP26A5dtnU7z20mhdOgZfJj3DwlKWuhyphenhyphenL1d5nW11FKf8RJBIVkN2zo1pE3O06bB6hwBYn90jolMDJbpLH9sk1inxCr7eXzoO7zv9U9nSCTHw6MfBSGXqes6bCkZqEaiUEKsNhrg6FrBUE/s1600/inggit+ganarsih.jpg

Sementara kepada bapak-ibunya, Sukarno pun sudah menyampaikan niatnya melamar Inggit. Dan Soekeni, ayahanda Bung Karno dalam surat jawabannya menuliskan, “Ayah dan ibumu tidak merasa keberatan. Urusan itu terserah pada dirimu sendiri. Kami cuma mengharapkan, pengalamanmu yang sudah-sudah akan menjadi pelajaran bagimu.”

Artikel ini saya kutip dari Blog Roso Daras. Matursuwun kang Roso

Don Ritchie, pria yang sudah menyelamatkan 160 orang dari percobaan bunuh diri

Namanya Don Ritchie, usianya sudah 84 tahun. Orang-orang disekitar tebing The Gap menjulukinya dengan sebutan "an angel walks among us". Kenapa? Karena ia sudah menyeamatkan sekitar 160 orang dari bunuh diri (itu hanya angka yang resmi, perkiraanya Ritchie sendiri mengatakan bahwa ia sudah menyelamatkan sekitar 400 orang).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuvDHKe7meFP7BuJMpKGCQTL86p_voFVWVQwNvz6cjawW4yY-Y8EuR0rJveW78FdqLzzef5APTiWVWznDQi27fA62hoBPLd2DQq0X7NeCnLN4wC9CZK51z6YpEAHQ0qko_ThaExetnfxKu/s1600/1.JPG

Tebing The Gap yang terletak di Watson bay, Sydney memang dikenal sebagai salah satu tempat favorit untuk bunuh diri. Sudah banyak orang bunuh diri di tebing ini karena dinilai tebingnya sangat tinggi dan sepi. Dan kebetulan Rumah Don Ritchie terletak persis di sisi seberang jalan dekat dari titik melompat tebing.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBuUFXYzJTItCrORl7WB_ko9vH60awkfPOYj9gD1KQwfbQo8c8k1Ab8-0c0Ff2BqrhOQTGLfss3RCejMc0fUF1275uZZ5xy5S428Lfn7jTYg_RtZP_-fnZQuMC9ZX4qjrbwzxN9X6jj5TZ/s1600/3.JPG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkNxmwFyXJ91PsCuhrNdAuz66i10KWaravH1oQpV95hK212aOPuOOV-CZ5Jz2zjP1Jg6AbcWkT0r2FfR7iZGTa8izDC1FH4GTmjQc62SAAcz079mBwKJdjb91Y_hq8PsluyjKyhhEdR3Bx/s1600/4.JPG

Ritchie bangun setiap pagi dan melihat keluar jendela untuk memastikan apakah ada orang yang berdiri sendiri dengan posisi yang terlalu dekat dengan bibir tebing. saat itulah ia mengajak berbicara orang itu dan mengajaknya minum teh sembari memberikan petuah tentang betapa berharganya hidup ini.

Dengan caranya itu, ia sudah berhasil menggagalkan ratusan percobaan bunuh diri. Namun begitu, ia pernah juga gagal dalam menyelamatkan orang dari percobaan bunuh diri. saat itu ia sudah berhasil mengajak orang yang ingin melompat tebing, namun tiba-tiba, orang itu menolaknya dan berbalik ke arah tebing dan melompat. Saat itu perasaan Don Ritchie serasa hancur. Karena ia merasa gagal untuk menyelamatkan nyawa seseorang.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_FoTPJwKS7zYnKtyATmiHTVyp1j7LkL3mySWtwkJR8GLXmXQgfX-Rp6TFoQ7wS9D6WzPmt0D9AZYdlcevWTxeg7hhyphenhyphenSZ3HQSobZxzcyGSs1bcHN6gPQkISOc5HGGBVxMrHsbL1z2jpWRM/s1600/2.JPG

Dan atas jasanya itu, ia pernah diberi medali penghargaan oleh pemerintah Australia.

Pangeran William sudah resmi bertunangan dengan Kate Middleton

Kabar bahagia bagi seluruh rakyat inggris dan kabar buruk bagi para wanita yang mengidolakan pangeran William, pasalnya kini Pengeran William dikabarkan sudah resmi bertunangan dengan kekasihnya, Kate Middleton. Seperti yang sudah kita ketahui, Pangeran William sudah berpacaran dengan Kate Middleton selama hampir delapan tahun sejak pertemuan pertama mereka di St. Andrews University Scotlandia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi4QVY1fKtwbSKTykM1pDRHwU4y2R2AdKTrRHFLOdHe39iORGt2I0U_jtkE37fLxxjYpB32wxcKM4xyp_giXQlSbLE8zPyCw7qBA8zV6PYGOY1vsjgnUiEtBW5CA_If2aNPbOVvNoWPwtOK/s1600/1.JPG

Pangeran William dan Kate Middleton bahkan dikabarkan sudah lama bertunangan, yaitu sekitar bulan oktober saat dua sejoli ini berlibur di Kenya. Namun berita pertunanganya baru diketahui oleh publik selasa lalu (itupu karena pemberitaan di Us magazine).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnzwkaotrMVhQDzc1N8WY33unzNUDzJvoOlYmtgI3YLvAGadk5kllt81fjQW5FI49nCNHTIlO0WZjaC1telzB9_WHGZ1_UD2-hxalNR9UpxOohc-w3-bLkq03QYX68xYqfxQiXsxRzVye0/s1600/2.JPG

Berita resmi pertunangan ini diberitakan langsung oleh Us magazine edisi selasa kemarin. Berikut adalah cuplikan isi berita pertunangan Pangeran William dengan Kate Middleton :

“The Prince of Wales is delighted to announce the engagement of Prince William to Miss Catherine Middleton. The wedding will take place in the Spring or Summer of 2011, in London. Further details about the wedding day will be announced in due course. Prince William and Miss Middleton became engaged in October during a private holiday in Kenya. Prince William has informed The Queen and other close members of his family. Prince William has also sought the permission of Miss Middleton’s father. Following the marriage, the couple will live in north Wales, where Prince William will continue to serve with the Royal Air Force.”

Terjemahanya :

"Sang Putri Wales (sebutan Kate Middleton setelah berpacaran dengan pangeran William) senang mengumumkan pertunanganya dengan pangeran William. Untuk waktu pernikahan mungkin akan segera dilakukan pada musim semi atau musim panas tahun depan di London. Menurut pangeran William, mereka berdua sudah bertunangan sejak oktober lalu saat mereka berdua melakukan perjalanan libuan di Kenya. pangeran juga sudah memberitahukan semua anggota kerajaan dan anggota keluarga Kate mengenai pertunangan ini. Setelah pernikahan kemungkinan Pangeran william dan kate Middleton akan tinggal di wales dimana Pangeran William bertugas di sana bersama Roya Air Force."

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjq8ZVKiceV2t7WnG0FRHefPgmub32JQnQYHkOCQLYxEWLcA3FJgUNRR8B4aG8OBTx2Y6u2UxGjFe0RlDha61HXKUL5RbhI8jMJMTP7Mi6CB4uVJhK06471O9z7XeN6l0RjbJrEtDtU8HpK/s1600/3.JPG

Jadi jangan heran jika Kate Middleton kini terlihat selalu memakai cincin berlian ungu di jari tanganya. Dan buat para wanita penggemar pangeran William, jangan terlalu berharap banyak ya! (kalo dibuat lagu mungkin cocok jika judulnya "Kutunggu Dudamu", hahahahaha)

Jonathan Duhamel, Jadi Miliarder karena Poker

Jangan pernah meremehkan permainan poker. Permainan berbau judi yang sudah banyak dibuat versi onlinenya (termasuk facebook) itu ternyata bisa bisa mengubah segalanya. Itulah yang terjadi p[ada seeorang pemuda pecandu poker bernama Jonathan Duhamel.

http://media.vivanews.com/images/2010/11/10/99380_jonathan-duhamel--jadi-miliarder-karena-poker.jpg
http://media.vivanews.com/images/2010/11/10/99382_kejuaraan-poker-dunia-2010.jpg
http://media.vivanews.com/images/2010/11/10/99379_jonathan-duhamel--jadi-miliarder-karena-poker.jpg

Jonathan Duhamel, seorang pemuda berusia 23 tahun dari Kanada berhasil memenangkan seri kejuaraan Poker Dunia, dan membawa pulang hadiah uang sebesar $8,9 Juta atau sekitar 80,9 miliar rupiah. (sumber gambar dari Vivanews)

Chuck Berry, Legenda Rock & Roll penuh gaya

Kalian pasti pernah melihat salah satu adegan film Back to the future dimana saat itu Marty McFly memainkan pertunjukan musik 70-an dengan judul Johny B Goode. Lagu yang menurut saya sangat keren dan penuh musikalitas ini ternyata penyanyi aslinya bukanlah Marty McFly, melainkan legenda pop gaek bernama Chuck Berry.

http://www.counterpunch.org/Chuck%20Berry.jpg

Charles Edward Anderson "Chuck" Berry lahir di St. Louis, Missouri, 18 Oktober 1926. Chuck Berry adalah musikus berpengaruh dan salah seorang dari perintis musik rock and roll. Menurut situs Rock and Roll Hall of Fame, "Memang tidak ada tokoh yang bisa dikatakan sebagai pencipta rock and roll, namun Chuck Berry adalah tokoh satu-satunya yang bisa dikatakan paling mendekati, yang mengumpulkan semua unsur-unsur penting menjadi satu.

http://www.esquire.com/cm/esquire/images/yC/jonnybgoodebig.jpg

Cub Koda menulis, "Dari semua artis perintis rock & roll, di antara artis yang paling penting dalam perkembangan musik rock & roll adalah Chuck Berry. Ia adalah pencipta lagu sekaligus salah satu gitaris terbesar. John Lennon bahkan berujar, "Kalau engkau mau memberi sebutan lain untuk rock and roll, kau boleh menyebutnya 'Chuck Berry'."

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuD2GlSY8ILPbDZiMmxXp7YETsC6HfT_hnTWKEekTKDrM3_gABJbVsIrsruieEF48Ksfmb00mBXmTe5nVC1ncB-zAxN4AfnXLdTMI6JSKTc-OIIDUMZLaoEurfHI8QjE7xa9hSx5v2jA/s400/chuck_berry_l.jpg

Salah satu penampilan khas dari Chuck Berry adalah gaya main gitarnya. Ia selalu menampilkan gaya yang sangat aneh namun justru menjadi trendsetter gaya bermain gitar dunia saat ini.

Silahkan lihat cuplikan video Chuck berry saat memainkan Gitarnya dalam lagu Johny B. Goode.


Kisah penemuan Choco chips yang tak disengaja

Kalian pasti tahu dengan biskuit Cokelat chips atau yang lebih populer dengan nama Choco chips. Itu lho, kue roti gandum renyah yang ditaburi dengan butiran cokelat kecil di atasnya. Di post kali ini, saya akan berikan artikel menarik tentang kisah penemuan cokelat chips yang ternyata terjadi secara tak sengaja.

http://www.thejaneellen.com/Images/chocolate%20chip%20cookies.jpg

Cokelat Chips pada mulanya ditemukan oleh Ruth Wakefield pada tahun 1937. Ruth Wakefield tinggal di sebuah penginapan bernama Toll House di Whitman, Massachusetts.

ceritanya, Pada suatu pagi Ruth Wakefield tak sempat mencairkan cklat untuk melapisi roti untuk sarapan anak-anaknya (sudah menjadi tradisi di amerika bahwa sarapan khas anak-anak amerika pada masa itu adalah roti yang dilumuri dengan coklat cair). Ruth pun berinisiatif dengan memotong coklat batangan itu menjadi kecil-kecil dan menaburkanya di atas kue lalu dipanaskan dengan harapan agar kue itu bisa meleleh sendiri karena panas, namun dugaan Ruth ternyata salah, ke ternyata tidak meleleh dan malah melekat pada roti.

http://www.homemadebakesale.com/Quickstart/ImageLib/choco%20chip%20cookies.JPG

produk gagal ini membuat Ruth sedikit agak kecewa, namun rasa kecewa Ruth hilang setelah anak-anaknya tenyata justru menyukai kue produk gagal itu. Ruth kemudian mencoba menghidangkan kue produk gagal (yang kemudian dikenal dengan nama Choco chips walaupun sebenarnya Ruth si penemu memberi nama kue ini Chocolate Crunch Cookie) itu pada para pengunjung penginapan, dan ternyata para pengunjung penginapan juga menyukainya. jadilah kue chocochips menjadi suguhan khas penginapan Whitman

Lama-kelamaan, kue Chocochips menjadi makin dikenal dan menjadi salah satu kue andalah khas Massachusetts. resep kue milik Ruth ini kemudian dibeli oleh perusahaan makanan ternama dunia, nestle dan diproduksi dalam jumlah massal serta didistribusikan ke seluruh dunia. kini jadilah Choco chips dikenal sebagai salah satu kue paling terkenal di dunia.

seorang guru olahraga keliling dunia dengan mengayuh sepeda

Benar-benar menakjubkan apa yang telah dilakukan oleh Salvador con Jose Rodriguez, guru olahraga sebuah sekolah menengah atas di Spanyol ini telah menghabiskan waktu bertahun-tahun hanya untuk keliling dunia. namun bukan itu yang membuat terkejut. melainkan kendaraan yang ia gunakan untuk keliling dunia. Salvador con Jose Rodriguez ternyata menggunakan sepeda untuk keliling dunia.


Rodriguez mengayuh sepedanya dari spanyol ke afrika, kemudian ke timur tengah, asia selatan, asia tenggara, China, mongolia, dll. Semua perbekalanya mulai dari cadangan makanan, baju ganti, hingga tenda ia letakkan di kantong-kantong yang kemudian digantungkan di sisi-sisi sepedanya.



Perjalananya yang sangat mengagumkan ia abadikan dalam foto. Hingga kini salvador masih belum percaya bahwa ia sudah mampu keliling dunia dengan sepedanya

Biografi singkat Mbah Marijan

Mbah Maridjan lahir tahun 1927 di Dukuh Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dia mempunyai seorang istri bernama Ponirah (73), 10 orang anak (lima di antaranya telah meninggal), 11 cucu, dan 6 orang cicit.

http://multiply.com/mu/spattercone/image/2/photos/upload/300x300/RG1@4AoKCpwAADS8dGA1/25DSCN6819.JPG?et=pyXS7vEJhFJeYHYgE%2Bd4%2Cw&nmid=6735629

Anak-anak Mbah Maridjan yang masih hidup bernama Panut Utomo (50), Sutrisno (45), Lestari (40), Sulastri (36), dan Widodo (30). Mereka ada yang memilih tinggal di Yogyakarta dan ada pula yang di Jakarta.

Di antara anak-anak Mbah Maridjan, juga ada yang siap mewarisi tugas sebagai juru kunci Gunung Merapi dan kini telah menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta.

http://static.inilah.com/data/berita/foto/921932.jpg

Pada tahun 1970 Mbah Maridjan diangkat menjadi abdi dalem Keraton Kesultanan Yogyakarta dan oleh Sultan Hamengku Buwono IX diberi nama baru, yaitu Mas Penewu Suraksohargo1. Pada saat itu, sebagai abdi dalem, Mbah Maridjan diberi jabatan sebagai wakil juru kunci dengan pangkat Mantri Juru Kunci, mendampingi ayahnya yang menjabat sebagai juru kunci Gunung Merapi.

Pada saat menjadi wakil juru kunci, Mbah Maridjan sudah sering mewakili ayahnya untuk memimpin upacara ritual labuhan di puncak Gunung Merapi. Setelah ayahnya wafat, pada tanggal 3 Maret 1982, Mbah Maridjan diangkat menjadi juru kunci Gunung Merapi.

Sebagai seorang abdi dalem Keraton Yogyakarta dengan jabatan juru kunci, Mbah Maridjan juga menunjukkan nilai-nilai kesetiaan tinggi. Meskipun Gunung Merapi memuntahkan lava pijar dan awan panas yang membahayakan manusia, dia bersikukuh tidak mau mengungsi.

Sikapnya yang terkesan mbalelo itu semata-mata sebagai wujud tanggung jawabnya terhadap tugas yang diamanatkan oleh Ngarsa Dalem.

http://regional.kompas.com

Kevin Richardson The lion Man

Namanya Kevin richardson, tapi kebanyakan orang familiar memanggilnya dengan panggilan Kevin the Lion man. Hal ini bukan tanpa alasan, ia dipanggil lion man karena memang ia sangat akrab dan dekat dengan singa. Ia bahkan mengaku bisa berkomunikasi dengan hewan buas yang sering disebut sebagai raja hutan ini.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigso_0bNOGsRrNl4FUMdV3yCSGL5227BTHYumAOMHH4MecaFHGm6Wkqfq5TKV1ueaen_WR5JfM8YomO6J6rUwYLtDliWB2oxnqPciZ4Z_NTM-bJqk1BtmVZUUArS7CZQ3m5suug9yy5T-T/s1600/5.JPG

Sejak kecil, Kevin Richardson sudah mencintai singa, ia mengatakan bahwa singa bukanlah hewan yang berbahaya jika kau mengerti perasaanya. Hingga kini ia sangat mencintai singa.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1DXfiZ4OT7JjW71qEAnwErG6Pd0f_YHYlUd0yDYQWzzxFaK49ehKKY3yygWN0_l-Elfra9L2E-BCa3f2JoyGjCXitEuvll0PSR0rnn4lv3rjT6QnPJBxrGvznDEDQuWcn99SgP2D1JwHZ/s1600/4.JPG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjC7kcEhbXZ9JIvrIuTTuXZppFRJOBXxLX6z2je2rwcHkabhkoL_25ea_y1Hj55LXRZIKtxW0xAEZzrZbwJ1rOdnR96DIhvYuzb5_BFiostqNw48hMLV5pMq4VYY_nlBvuUpENQ29x3SBjw/s1600/3.JPG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisHuSGr3pO9qZPMm5QwpVBoncKHF3I5JsyKJKv_qbyS2mnbTGvG0UysdZ377LtWFc9qy-cIJ66jlVnE3340egyzoIVe7WdB5BzYc75ZPslwtzBgdHssu6ZOnN2NADZJvBsJOxDaZHhVHOR/s1600/2.JPG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoVL0x6rq1xxkmCrzuTxP1dNz_mInfSd6sfhPEWAFfQkiiLKneF0ew9MXjL2ABJb00CR4nfnNAIZ0smos66E6zkpxEZR91dOZXFupTDG2cHyKtTDaOaooN7kadUdqhoh7775pjWaMv2xDf/s1600/1.JPG

Kecintaanya pada singa makin menjadi-jadi saat ia bekerja di Lion Park, sebuah taman singa di kota Johannesburg, Afrika selatan, disana ia bisa bersenang-senang dengan hewan yang sangat dicintainya serta disayanginya.