Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

Sejarah Berdirinya Kopassus

Siapa yang tak tahu dengan Kopassus, pasukan khusus elit milik negara Kita. Pasukan yang sangat disegani oleh dunia kemiliteran dunia, bagaimana tidak, Kopassus tercatat sebagai pasukan khusus terbaik ketiga di dunia, hanya kalah dengan Pasukan Khusus Inggris dan pasukan Mossad Israel. Selain itu Kopassus juga menjadi satu dari empat pasukan khusus yang berhasil melaksanakan operasi pembebasan sandera di dalam pesawat. (Operasi pembebasan sandera pesawat DC-9 Wovla Garuda Indonesia)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmMjV6osgbXWzfIkb-n6dT9OqL7BQzYET6bJqGC7ey6U-eEvKU53xbrmjz587fyB1zWpXy8oSFgkDKmRfp6r_Gkb1HQh4NgSXq8S29z5PyZM6d02evREsMpZMjSkmPmaxMgdiablMs3Ac/s1600/kopasus.jpg
Kopassus, Pasukan Khusus kebanggan Indonesia

Tapi tahukah kalian bagaimana sejarah terbentuknya Kopassus?. Terbentuknya Kopassus tak terlepas dari peristiwa gerakan operasi untuk menumpas berbagai pemberontakan dan gerakan separatisme yang melanda negeri Indonesia di masa-masa pasca kemerdekaan. Saat itu Kolonel Slamet Riyadi mempunyai gagasan untuk membentuk sebuah pasukan Khusus yang mempunyai kemampuan bertempur luar biasa.

Hal ini kemudian didiskusikan dengan Kolonel Alex E kawilarang. Namun sayang, Kolonel Slamet Riyadi gugur dalam sebuah pertempuran di Ambon sebelum berhasil mewujudkan impianya membentuk pasukan khusus.

Kolonel Alex Kawilarang pun berusaha untuk meneruskan impian Kolonel Slamet Riyadi, ia menunjuk Rokus Bernadus visser, seorang mantan tentara Belanda yang menjadi warga negara Indonesia dan merubah namanya menjadi Mochammad Idjon Djanbi. Idjon Djanbi adalah mantan kapten pada Corps Speciale Troopen KNIL. Jabatan terakhirnya adalah Komandan sekolah terjun payung KNIL di Cimahi. Pengalamanya selama menjadi prajurit Speciale Troopen membuatnya memiliki kemampuan tempur yang baik. Hal inilah yang membuat Kolonel Alex Kawilarang menunjuknya untuk memimpin dan melatih serta merombak pasukan khusus yang sebelumnya sudah dibentuk oleh Kolonel Kawilarang yang bernama Kesatuan Komando Tentara Territorium III/Siliwangi (Kesko TT) pada tanggal 15 April 1952.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj05DMkY2uvKYArK36RVIBlRSrw4TAqCn7Q71PWT0M-byQIx7fFUQS8wsSVDVrZnMfNrBLKREtE4XvS7om5RFXuBbEyuMOA2Gv9kKz9a-mdalCQF6oJAO0f-UyW-WLWQGOagdYCMOLwMjw/s1600/alex.jpg
Kolonel Alex Kawilarang

Setelah menyanggupi permintaan Kolonel Alex Kawilarang, Idjon Djanbi kemudian menjadi Anggota TNI dengan pangkat Mayor dan mulai memilih perwira-perwira terbaik untuk dilatih menjadi anggota Kesko TT yang mempunyai kemampuan tempur seperti layaknya anggota Speciale Troopen, pasukan yang pernah dipimpin oleh Idjon Djanbi sewaktu masih bergabung dengan tentara RMS.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVdndBjjaqSHa6Qt93fW5rScBwL8OJmsxiyEUP3wpIUbE-iMDfIFl5H-UUMIKwWe3YxmzyiVgUq1ZBo8ZegWCzzloqALxWORfCrk5KjFd8m6_TJ_Vjapp7VyrgU5GyqFZ7rKjWz8pvPK8/s1600/idjon.jpg
Mochammad Idjon Djanbi

Setelah mendapatkan sekompi perwira-perwira terpilih ditambah dengan anggota-anggota lama Kesko TT, mulailah Idjon Djanbi melatih perwira-perwira tersebut dengan berbagai kemampuan tempur baik secara individu maupun secara kelompok, kemampuan evakuasi, dan kemampuan-kemampuan lainya yang harus dimiliki oleh layaknya anggota sebuah pasukan khusus. Sejak itu pula Indonesia mempunyai sebuah pasukan khusus yang bisa dibanggakan.

Nama Pasukan Khusus ini sering berubah-ubah, Berikut ini adalah beberapa perubahan nama Yang terjadi pada Pasukan Khusus Kita ini

  • Tanggal 19 Februari 1953, Kesko TT dialihkan dari Siliwangi dan langsung berada di bawah Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) dan Berubah Nama jadi KKAD,
  • 18 Maret 1953 komando Siliwangi di ambil alih Mabes ABRI, kemudian namanya diubah menjadi “Korps Komando Angkatan Darat” (KKAD).
  • 25 Juli 1955 KKAD ditingkatkan menjadi “Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD)”, saat itu masih dikepalai oleh Idjon Djanbi.
  • Tahun 1959 Kepanjangan RPKAD diubah menjadi “Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD)”. Karena unsur tempur TNI dipindah ke cijantung, dalam masa ini, Idjon Djanbi digantikan oleh Komaruddin Nasution.
  • 12 Desember 1966 RPKAD berubah lagi menjadi “Pusat Pasukan Khusus AD (Puspassus AD)”
  • 17 Februari 1971, resimen dari Puspassus AD tersebut diberi nama Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha).
    Kopasanda inilah yang berhasil membawa nama Kopasus cemerlang di kancah internasional, karena berhasil dalam operasi pembebasan sandera pesawat DC-9 Wovla Garuda Indonesia Airways yang dibajak oleh lima orang yang mengaku berasal dari kelompok ekstremis “Komandi Jihad”. dalam misi ini Kopassandha berhasil membebaskan seluruh sandera dan menembak mati semua pelaku pembajakan, satu orang anggota yaitu Capa (anumerta) Achmad Kirang dan pilot Kapten Herman Rante gugur ditembak oleh pembajak. Prestasi lainnya adalah berhasil menangkap Xanana Gusmao di dili pada tahun 1992
Dan akhirnnya pada tanggal 26 Desember 1986, Dengan adanya reorganisasi di tubuh ABRI, maka sejak tanggal 26 Desember 1986, nama Kopassandha berubah menjadi “Komando Pasukan Khusus” yang lebih terkenal dengan nama “Kopassus”.

Sejarah Berdirinya Bakrie Brothers Group

Siapa yang tak tahu dengan perusahaan dagang Bakrie Grup. Semua orang Indonesia tahu dan bahkan pasti tidak asing dengan nama itu, Group bakrie atau Bakrie and brothers group adalah sebuah perusahaan dagang terkemuka di Indonesia, Perusahaan super besar iru berrgerak di berbagai bidang seperti Perkebunan, telekomunikasi, pertambangan, dll. Perusahaan yang sekarang dipimpin oleh Aburizal bakrie ini boleh dikatakan sebagai salah satu perusahaan nomer wahid di indonesia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ2ZhU7pXFFPfE2EwdOKnyjZTaxXIDgivly-f7ZurmiaPhLltRTI9ZTZEryIJNFSyYM-R1rJxmb-Nbi3bBmpHVJRxkCuldjMvHi4m7k6PnyGnutklCvvVb8xgwYVXekHlfa_A-ydPOfTo/s1600/logo+bakrie.jpg
Logo Bakrie Group

Namun tahukah kamu bahwa ternyata berdirinya perusahaan ini mempunyai perjuangan yang sangat besar? Saya yakin banyak yang belum tahu bagaimana sejarah berdirinya Bakrie Group. Bakrie grup diprakarsai oleh Achmad Bakrie, seorang entreupreneur yang lahir pada tanggal 11 Juni 1916 di kalianda Lampung yang juga sekaligus ayah kandung Aburizal bakrie. Jiwa entreupreunership Achmad Bakrie ini sudah tumbuh sejak masa kanak-kanak. Di masa kecilnya, Achmad Bakrie sering berjualan roti untuk menambah uang jajannya.

Keluarga bakrie pada saat itu belum bisa dikatakan sebagai keluarga kaya, bahkan boleh dibilang sebagai keluarga yang kurang mampu, Sampai-sampai anak sulung Achmad bakrie, yaitu Aburizal Bakrie (Pemimpin bakrie group sekarang ini) harus berjualan Tas di masa kecilnya karena saking sedikitnya uang saku yang diberikan oleh ayahnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipHKDJTw0xGWJ6KOOL7RjLHk3VZSCxRyF7xupks7AuUDC5UCXAQumhhzUQ52GLJAIljrTxZ1-udXanPS1TSHWFoYph3XM0i9Utbzzo2t0GcV7gZlIfFGrV8B0bvh8Z97aplQ_L8t2UUhc/s1600/ahmad+bakrie.jpg
Achmad Bakrie, Pendiri utama Bakrie Group

Berdirinya bakrie Group tak lepas dari pengalaman Achmad Bakrie yang sempat bekerja di NV Van Gorkom, sebuah perusahaan dagang milik belanda selama 2 tahun setelah sebelumnya ia menyelesaikan sekolahnya di HIS (sekolah setingkat sekolah dasar di jaman belanda). Di perusahaan inilah Ahcmad mulai mengetahui sistem kerja perusahaan dagang Modern.

Setelah Itu, Ahmad melanjutkan pendidikanya di sekolah dagang Hendlesinstituut Schoevers. Setelah satu tahun menempuh pendidikan, akhirnya di tahun 1940 atau tepatnya 10 Februari 1940, di Teluk Betung Achmad Bakrie bersama kakak kandungnya H. Abu Yamin mendirikan Bakrie & Brothers General Merchant and Commision Agent. Perusahaan dagang inilah yang kemudian menjadi cikal bakal Bakrie Brothers group.

Pada masa pendudukan Jepang sempat tidak diijinkan menggunakan nama tersebut karena dianggap kebarat-baratan. Sehingga di rubah menjadi Jasuma Shokai. Tahun 1943 Perusahaan dipindahkan ke Jakarta, dan berganti nama semula setelah Jepang menyerah.

Pada awal berdirinya, perusahaan dagang ini hanya bergerak di bidang perdagangan Karet, Lada dan Kopi. Namun dari waktu ke waktu, jaringan bisnis perusahaan ini makin menyebar dan bergerak di banyak bidang, seperti telekomunikasi, teknologi, pertambangan, dll.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgh9q1lFkqIMRtSzq66W4Wh3m03sUycsLAGVqLZO8b4yJ4caAdAxq6OkPvYXa_5dePc1W_C9S2Eg1ff7dUL23qlBDrgST2HdaR9UfWUvFQpYHFIoiGZf3YuFc9HQ1J_4Kdmk9fGR7QEOqM/s1600/aburizal-bakrie-42.jpg
Aburizal Bakrie, Pemimpin Bakrie grup sekarang

Setelah Achmad bakrie wafat pada tanggal 5 Februari 1988 di Tokyo pada usia 71 tahun, Perusahaan ini kemudian dikelola oleh anak sulungnya Aburizal Bakrie hingga sekarang ini. Di Masa kepemimpinan Aburizal inilah perusahaan ini mencapai puncak kejayaannya walaupun sempat tersangkut beberapa kasus seperti kasus lumpur lapindo hingga polemik politik yang kerap melanda Aburizal Bakrie

Kenapa kelapa muda disebut dengan "Degan"?

Saya yakin pasti banyak dari anda yang sudah pernah mencicipi segar dan nikmatnya Es Kelapa Muda, rasanya segar, apalagi jika dinikmati dengan Es di siang hari yang panas dan terik, Wow! Segarnya meledak di mulut (sekali-kali pake majas hiperbola dalam posting Blog). Namun bukan tentang kesegaran kelapa muda yang akan saya bahas di sini, melainkan tentang penamaan kelapa muda itu sendiri menjadi Degan.



bagi banyak orang jawa, Kelapa muda sering disebut dengan sebutan "Degan", padahal jika dirinci secara arti kamus bahasa Jawa, kelapa harusnya diebut dengan Kambil Enom (Kambil berarti kelapa, sedangkan Enom berarti Muda). Dan usut punya usut, ternyata penamaan kelapa muda menjadi dengan ini punya sejarah sendiri Lho! Mau tahu bagaimana kisahnya? Berikut ini Kisahnya (Boleh dibilang ini juga dongeng, karena hingga kini, kebenaran cerita ini masih belum bisa dibuktikan)

Dahulu kala Di tanah jawa pada saat era penjajahan (diperkiran sekitar tahun 1800 an, karena sebelum masa itu,masyarakat jawa masih sering menyebut Kelapa muda dengan sebutan Kambil Enom). Diceritakan ada Dua orang menir Belanda yang sedang berjaga di sebuah pangkalan Belanda. Saat itu, udara sangat terik dan panas, kedua menir itupun berinisiatif untuk memetik buah kelapa muda yang ada tak jauh dari Markas pangkalan mereka.



mereka berundung untuk menentukan siapa yang akan memanjat. setelah berundung, mereka memutuskan bahwa si Menir 1 yang harus memanjat, sedangkan si Menir 2 bertugas berjaga di bawah untuk mengawasi kelapa yang dijatuhkan menir 1. Si menir 1 pun memanjat phon kelapa dengan kesusahan, hal ini dikarenakan ia menjat sambil tetap membawa senjatanya yang dikalungkan di pundaknya.

melihat temanya kesusahan, Menir 2 pun menyuruh Menir 1 agar melepaskan senjatanya (Kedua menir itu berbicara dengan bahasa Inggris, karena sebenarnya kedua menir tersebut adalah orang Inggris, seperti yang kita ketahui, bahwa pada tahun 1800 an Wilayah Jajahan belanda berada di dalam kendali Inggris, dimana saat itu semua pemerintahan belanda diambil alih oleh Thomas Stamford Raffles yang bertugs di Indonesia untuk menggantikan Gubernur Belanda yang bertugs di Indonesia)

Berikut adalah sepenggal percakapan kedua mnir tadi

menir 2 : whoi...can u drop the gun??
menir 1 : what??
menir 2 : the gun....the gun...come on drop the gun..
menir 1 : the gun? okay...i will drop it..

Dan secara tak sengaja, ada penduduk Pribumi yang mendengar percakapan tadi. Orang pribumi itupun mengira bahwa Penjajah menyebut Kelapa muda dengan sebutan "The Gun" (yang sebenarnya berarti senjata atau Senapan). Orang pribumi itupun ikut-ikutan menyebut kelapa muda dengan sebutan "the gun" yang oleh dirinya disebut dengan Degan (karena kita tahu, lidah orang kita sulit mengucapkan kata-kata bahasa Inggris atau Belanda)




Sejak saat itulah Kata Degan mulai populer untuk menggantiakan posisi Kambil Emon utnk penyebutan kelapa Muda.

* Hal ini mungkin juga berlaku untuk kata terapan lainya seperti "go Back to Door" menjadi Gobak sodor, sejenis permainan tradisional Indonesia dan sondah Mandah yang berasal dari kata "Sunday monday"